Puji syukur kepada Mu yaa Alloh, pagi ini Engkau izinkan kami kembali beraktivitas menjalankan tugas-tugas horizontal sebgai hubungan sesama manusia setelah lima pos kami lalui dan senantiasa akan kami jalankan dengan seizin MU. Tadi pagi pos pertama telah kami lalui, walau selalu kurang tawadlu tapi tetap kami usahakan untuk bersimpuh dan merendah di hadapan Mu. Walau dengan 1/2 kehadiran hati kami karena terlalu banyak keduaniaan yang kami terus pikirkan sehingga hati dan pikir kami tak konsentrasi sekalipun kami sedang menghadap Mu. Namun 1/2 dari hati kami tetap kami usahakan untuk Mu, … ampun yaa Alloh sebab kami belum bisa total menghadap Mu dalam kehidupan ini bahkan ketika sedang menghadap Mu pada setiap pos pemberhentian yang telah Engkau dan Rosulmu tetapkan. Pos Pagi, pos siang, pos sore, pos menjelang malam serta pos malam-malam Mu kami lalui dan laksanakan semuanya dengan 1/2 hati. Mungkin pengabdian kami baru 1/2 hati.
Para penjaga pos-pos Mu akan murka kepada kami karena 1/2 pengabdian kami. Padahal titah dan perintahmu menghendaki totalitas dalamĀ pengabdian. Karena agama Mu (Islam) adalah totalitas ketundukpatuhan (taslim) seorang makhluq kepada Mu (Kholik) dengan segenap kemampuan yang dimiliki. Sehingga atas nama ketunduk patuhan itu (muslim) akan mampu menyampaikan dirinya kepada derajat kesalamatan (saliman, islaman) dari Yang Maha Memberikan Selamat. Karena, kami yakin bahwa:
Engkau adalah yang memberi selamat
dan dari Engkau keselamatan
dan kepada Engkau kami memohon keselamatan
maka hidupkanlah kami dalam kedamaian dan keselamatan
dan masukan kami kedalam surga keselamatan
Maha Suci Engkau,
Engkau Maha Gagah serta Maha Mulia
Ditulis oleh jpriatna