Lanjutan …. dari tulisan PT Untung Terus

Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua.

Pada tulisan tempo hari saya kemukakan bisnis atawa perniagaan yang tidak akan merugi berlaba tinggi dan tentu abadi. Hanya saja orang-orang kurang berminat kepada perniagaan ini, kecuali orang yang sangat-sangat menyadari serta berminat tinggi yang dapat bergabung di bisnis ini. Mereka adalah orang-orang yang terpilih dan dipilih melalui seleksi yang ketat dari seantero jagat raya ini (musthofainal ahyar … maaf kalo salah tulis).

Karena pada dasarnya manusia mempunyai potensi yang sama, semenjak ia dilahirkan bahkan sebelum ia dilahirkan Alloh SWT telah memberikan potensi tersebut sebagai modal dasar hidup dan ibadah kepada Nya. Potensi tersebut (dibaca fitrah) berupa kecenderungan-kecenderungan kepada  hal  mendasar sebagai inti diri serta sifat-sifat manusia sebagai perwujudan dari sifat-sifat Alloh SWT. Diantara sifat Alloh adalah ar-rohmaan yang artinya maha pengasih, maka manusia diciptakan Alloh dengan bahan dasar – karakter menyayangi sesamanya. Inilah sebuah potensi pada diri manusia. boleh jadi setelah ia tumbuh berkembang melalui tahapan-tahapan usia ia akan menjadi seorang yang sangat penyayang atau  sebaliknya. Sebab potensi ‘membenci’ pun fitrah yang diwariskan sang pencipta. Artinya potensi baik dan buruk semua manusia mewarisinya, hanya bagian mana yang berkembang, bergantung manusia itu sendiri yang menjalaninya.  

Yang dimaksud dengan bergantung kepada manusianya itu sendiri tentu dengan faktor-faktor yang mepengaruhinya. Pertama, ia bergantung kepada faktor orang tuanya. Peranan orang tua sangat-sangat menentukan, sebab orang tua yang mempunyai sebuah visi kehidupan akan secara otomatis menerapkan visi tersebut kepada anak-anaknya. Dan visi inilah yang menjadi kerangka perkembangan si anak. Orang tua ingin menjadikan anaknya seorang yahudi misalnya, maka jadilah ia seorang yahudi. Atawa orang tua ingi menjadikan anaknya seoran Nashrani, maka jadilah ia seorang Nashrani. Bahkan ketika orang tua ingin menjadikan anaknya seorang penyembah api (Majusi), majusilah anaknya kelak.

Kedua, perkembangan fitroh manusia juga akan ditentukan oleh lingkungan dimana ia tinggal. Lingkungan ‘hitam’ sedikit banyaknya akan mewarnai seseorang menjadi hitam, paling tidak abu kalau warna dasar seseorang itu adalah ‘putih’. Lingkungan santri akan mewarnai seseorang menjadi santri juga, atau paling tidak ia tau tentang kesantiran, pesantren termasik di dalamnya. Begaitulah lingkungan mewarnai atau ikut menentukan perkembangan fitrah manusia. Seorang pencuri tidak akan terlahir dari lingkungan orang-orang yang suka memberi tetapi ia akan dilahirkan serta dibesarkan dilingkungan pencuri pula. 

Selanjutnya hal yang juga berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan fitrah seseorang adalah lingkungannya. Gak jauh beda sebenarnya dari lengkungan, namun pergaulan ini lebih mengarah pada perkembangan pola pikir seseorang. Opini,  isme, way of life  akan terlahir dari sini yang selanjutnya diimplementasikan kepada tindak tanduk keseharian. Dan itulah jati diri seseorang sebagai hasil dari perkembangan fitrohnya. Fitroh yang melalui dukungan orang tua, lingkungan serta pergaulan yang merupakan habitatnya.

 Inilah orang-orang yang terpilih dan dipilih sebagai calon pebisnis-pebisnis handal di bisnis PT Untung Terus. Mereka adalah orang-orang yang terlebih dahulu  mengembangkan dirinya agar menjadi pribadi yang teguh pendirian, tangguh atas berbagai cobaan dan mampu merealisaikan dari pendiriannya untuk meraih kesuksesan abadi.

cag.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: