URAB DAUN GEDANG

Kemarin sambil jalan-jalan kontrol lokasi saya melihat pohon pepaya yang nyaris tidak berbuah, hanya ada tersisa daunnya yang lebat. Terbersit dipikiran saya, kayaknya enaknya kalo dibikin urab daun gedang (pepaya). singkat cerita saya minta tolong rekan saya yang bekerja dipertamanan, untuk memetiknya dan saya bawa kerumah.

SMS dari rumah, dari isteri tercinta. “Daun gedang teh meni pait pisan, sakitu tos di urab oge (pahit benget tuh daun pepaya walau udah di urab)”

Salah balas saya untuk sms yang satu ini.
“Namanya juga daun gedang ya pasti pahit atuh”

Lalu apa artinya?

Sifat dasar pada daun gedang ya pahit walau sudah diupayakan tetep aja akan nampak dan terasa pahitnya.

Seseorang dengan sifat dasar yang menyertainya, walau disembunyikan suatu saat akan muncul pula sifat dasar itu (tabi’at),
Namun berbeda dengan karakter yang tentu diupayakan, sebab sebelum mengkarakter mesti ada usaha dan pembiasaan.

Wallohu’alam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: